Latar Belakang Keluarga Roosevelt: Franklin Delano Roosevelt (FDR), Presiden Ke-32 Amerika Serikat

Latar Belakang Keluarga Roosevelt: Franklin Delano Roosevelt (FDR), Presiden Ke-32 Amerika Serikat

20card.com 06-03-2025

Penulis:  Riyan Wicaksono

anakanak Franklin Delano Roosevelt (FDR), Presiden ke-32 Amerika Serikat, yang menjabat dari tahun 1933 hingga kematiannya pada tahun 1945. FDR adalah salah satu presiden paling ikonik dalam sejarah AS, terkenal karena memimpin negara melalui Depresi Besar dan Perang Dunia II. Namun, kehidupan pribadinya, termasuk keluarganya, juga menarik untuk dibahas. Bersama istrinya, Eleanor Roosevelt, FDR memiliki enam anak, meskipun salah satunya meninggal saat masih bayi. Artikel ini akan mengulas kehidupan anak-anak FDR, pencapaian mereka, dan bagaimana mereka membawa nama keluarga Roosevelt ke dalam berbagai bidang.

Latar Belakang Keluarga Roosevelt

Franklin Delano Roosevelt menikahi Anna Eleanor Roosevelt, yang merupakan keponakannya dari pihak keluarga Roosevelt (mereka adalah sepupu jauh), pada 17 Maret 1905. Pernikahan mereka menghasilkan enam anak dalam kurun waktu satu dekade lebih. Meskipun kehidupan pernikahan mereka tidak selalu harmonis—terutama setelah skandal hubungan FDR dengan Lucy Mercer—Eleanor tetap menjadi pendamping setia dalam kehidupan publik dan politiknya. Anakanak mereka tumbuh di tengah sorotan publik, dengan ayah mereka menjadi gubernur New York (1929–1933) dan kemudian presiden selama empat periode yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Timeline of Franklin D. Roosevelt's Life (U.S. National Park Service)

Berikut adalah penjelasan mendalam tentang masing-masing anak FDR:


1. Anna Eleanor Roosevelt (1906–1975)

image 29

Anna, anak pertama FDR dan Eleanor, lahir pada 3 Mei 1906. Dinamakan sesuai nama ibunya, Anna tumbuh sebagai sosok yang mandiri dan energik. Ia menikah tiga kali dan memiliki tiga anak dari pernikahan-pernikahan tersebut. Pernikahan pertamanya dengan Curtis Bean Dall pada 1926 berakhir dengan perceraian pada 1934. Ia kemudian menikah dengan Clarence John Boettiger pada 1935, dan akhirnya dengan James Addison Halsted pada 1952.

BACA JUGA: Franklin Delano Roosevelt: Latar Belakang, Kepemimpinan, dan Warisan

Anna memiliki hubungan yang sangat dekat dengan ayahnya. Selama masa kepresidenan FDR, ia sering menjadi pendamping tidak resmi di Gedung Putih, terutama ketika Eleanor sibuk dengan tugas-tugas sosial dan politiknya sendiri. Anna juga dikenal karena perannya dalam membantu FDR menjaga semangat selama tahun-tahun sulit Perang Dunia II. Ia bahkan menjadi perantara komunikasi antara FDR dan tokoh-tokoh penting, termasuk Winston Churchill.

Setelah kematian FDR pada 1945, Anna bekerja sebagai jurnalis dan editor. Ia dan suami keduanya, Boettiger, menerbitkan surat kabar di Arizona sebelum beralih ke pekerjaan lain. Anna meninggal pada 1 Desember 1975 akibat kanker tenggorokan, meninggalkan warisan sebagai anak Roosevelt yang paling terlibat dalam kehidupan pribadi ayahnya selama masa kepresidenan.


2. James Roosevelt (1907–1991)

image 30

James, anak kedua, lahir pada 23 Desember 1907. Ia adalah salah satu anak FDR yang paling aktif secara politik. Setelah lulus dari Universitas Harvard, James terjun ke dunia bisnis sebelum akhirnya mengikuti jejak ayahnya ke dalam politik. Ia menjabat sebagai anggota DPR AS dari California pada periode 1955–1965, mewakili Partai Demokrat.

James juga memiliki peran penting selama masa kepresidenan FDR. Ia menjadi sekretaris pribadi ayahnya pada 1937–1938, meskipun masa jabatannya diwarnai oleh kritik karena dianggap memanfaatkan koneksi keluarga. Selain itu, James bertugas di Korps Marinir AS selama Perang Dunia II dan mendapatkan penghargaan atas keberaniannya, termasuk Navy Cross.

Kehidupan pribadi James cukup rumit; ia menikah lima kali dan memiliki tujuh anak. Setelah pensiun dari politik, ia menulis beberapa buku, termasuk memoar tentang keluarganya. James meninggal pada 13 Agustus 1991, meninggalkan jejak sebagai anak Roosevelt yang paling menonjol di dunia politik.


3. Franklin Roosevelt (1909)

image 32

Anak ketiga FDR dan Eleanor, juga bernama Franklin, lahir pada 18 Maret 1909. Sayangnya, bayi ini hanya bertahan hidup selama tujuh bulan dan meninggal pada 1 November 1909 akibat komplikasi kesehatan, kemungkinan pneumonia atau masalah jantung. Kematiannya menjadi pukulan berat bagi pasangan Roosevelt, terutama Eleanor, yang masih muda dan baru memulai peran sebagai ibu. Nama “Franklin” kemudian digunakan kembali untuk anak mereka yang lain.


4. Elliott Roosevelt (1910–1990)

image 34

Elliott, lahir pada 23 September 1910, dinamai sesuai nama kakek dari pihak ibu, Elliott Bulloch Roosevelt. Ia adalah anak yang pemberontak dan sering kali hidup di luar bayang-bayang ayahnya dengan cara yang kontroversial. Elliott bertugas di Angkatan Udara AS selama Perang Dunia II, mencapai pangkat brigadir jenderal, dan menerbangkan misi-misi berbahaya di Eropa dan Afrika Utara.

Setelah perang, Elliott mencoba berbagai karier, termasuk menulis, peternakan, dan bisnis, tetapi ia sering menghadapi kesulitan keuangan dan skandal pribadi. Ia menikah lima kali dan memiliki lima anak. Elliott juga menulis beberapa buku, termasuk serangkaian novel misteri yang menampilkan ibunya, Eleanor, sebagai detektif fiksi.

Elliott meninggal pada 27 Oktober 1990 akibat gagal jantung. Meskipun kariernya tidak sesukses saudara-saudaranya, ia tetap dikenang sebagai sosok yang berani dan tidak konvensional dalam keluarga Roosevelt.


5. Franklin Delano Roosevelt Jr. (1914–1988)

Lahir pada 17 Agustus 1914, Franklin Delano Roosevelt Jr. adalah anak kelima dan yang paling mirip dengan ayahnya dalam hal ambisi politik. Ia lulus dari Universitas Harvard dan Sekolah Hukum Virginia sebelum bertugas di Angkatan Laut AS selama Perang Dunia II. Ia menerima beberapa penghargaan militer, termasuk Silver Star, atas keberaniannya dalam pertempuran.

image 36

Setelah perang, FDR Jr. terjun ke politik. Ia menjabat sebagai anggota DPR AS dari New York pada 1949–1955 dan kemudian mencalonkan diri sebagai gubernur New York pada 1966, meskipun kalah. Ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kesetaraan Kesempatan Perumahan dan Pekerjaan di bawah Presiden Lyndon B. Johnson.

FDR Jr. menikah lima kali dan memiliki lima anak. Ia meninggal pada 17 Agustus 1988, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-74, akibat kanker paru-paru. Ia dianggap sebagai anak Roosevelt yang paling berhasil membawa nama keluarga ke dalam politik modern.


6. John Aspinwall Roosevelt (1916–1981)

image 37

John, anak bungsu, lahir pada 13 Maret 1916. Berbeda dengan saudara-saudaranya, John memilih untuk menjauh dari politik dan sorotan publik. Ia lulus dari Harvard dan bertugas di Angkatan Laut AS selama Perang Dunia II, tetapi setelah itu ia fokus pada karier di bidang bisnis dan investasi.

John adalah satu-satunya anak Roosevelt yang menjadi anggota Partai Republik, sebuah keputusan yang mengejutkan mengingat warisan Demokrat keluarganya. Ia menikah sekali dengan Anne Lindsay Clark dan memiliki empat anak. John hidup relatif tenang dibandingkan saudara-saudaranya dan meninggal pada 27 April 1981 akibat gagal jantung.


Warisan Anak-Anak Roosevelt

Meskipun tidak ada anak FDR yang menjadi presiden atau “penerus” langsung dalam jabatan politik tertinggi, mereka semua meninggalkan jejak dalam cara mereka masing-masing. Dari keterlibatan politik James dan FDR Jr., hingga keberanian militer Elliott, hingga kehidupan pribadi Anna yang mendampingi ayahnya, anak-anak ini mencerminkan kompleksitas keluarga Roosevelt. John, dengan pendekatan hidupnya yang lebih tertutup, menunjukkan bahwa tidak semua Roosevelt merasa terpanggil untuk mengikuti jejak ayah mereka.

Secara keseluruhan, anak-anak FDR tidak hanya hidup di bawah bayang-bayang salah satu presiden terbesar dalam sejarah AS, tetapi juga mencoba menempa identitas mereka sendiri di tengah ekspektasi besar. Warisan mereka adalah bagian dari cerita yang lebih luas tentang keluarga Roosevelt, yang terus memengaruhi politik dan masyarakat Amerika hingga hari ini.