Kecelakaan Minibus di Kebumen, Terjun ke Jurang 10 Meter di Sempor

mobil terjun jurang di sempor kebumen 1

KEBUMEN, 20CARD.COM – Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal di jalan Kebumen-Banjarnegara, tepatnya di Desa Sempor, Kecamatan Sempor, Kebumen, Jawa Tengah, pada Rabu pagi (25/12/2024). Mobil tersebut terjun ke jurang sedalam 10 meter yang di bawahnya terdapat aliran sungai.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, pengemudi kendaraan mengalami luka serius berupa patah tulang dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA : liverpool puncaki klasemen liga inggris jelang natal peluang juara semakin terbuka

“Sopir mengalami patah tulang akibat benturan keras. Beruntung tidak ada penumpang lain di dalam kendaraan,” ujar Sigit Purnomo, anggota Tim Rescue Basarnas Kebumen, dalam keterangan resmi.


Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat minibus melaju di jalan yang diketahui memiliki banyak tikungan tajam. Menurut keterangan saksi mata dan tim evakuasi, mobil melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali di salah satu tikungan.

“Mobil terlihat oleng sebelum akhirnya keluar dari jalur dan terjun ke jurang sedalam 10 meter,” kata Slamet (47), seorang warga yang melihat kejadian tersebut.

Jurang di lokasi kecelakaan merupakan salah satu titik rawan di jalur Kebumen-Banjarnegara. Kurangnya penerangan jalan serta kondisi fisik jalan yang berliku sering kali menjadi penyebab kecelakaan di daerah tersebut.


Proses Evakuasi

Tim gabungan dari Basarnas Kebumen, Polsek Sempor, dan warga sekitar segera melakukan upaya penyelamatan setelah mendapat laporan kecelakaan. Evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi minibus berada di dasar jurang yang curam.

“Kami membutuhkan waktu hampir satu jam untuk mengevakuasi sopir yang terjepit di dalam kendaraan,” ujar Sigit.

Setelah berhasil dievakuasi, sopir segera dilarikan ke RSUD Kebumen untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kendaraan yang rusak parah akibat benturan juga telah diangkat dari lokasi menggunakan alat berat.


Faktor Penyebab Kecelakaan

Hingga saat ini, pihak Satlantas Polres Kebumen masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan. Namun, dugaan awal mengindikasikan bahwa sopir kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin dan tikungan tajam.

“Faktor jalan yang berliku serta minimnya penerangan di lokasi kemungkinan besar menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan,” ujar AKP Arif Hidayat, Kepala Unit Laka Lantas Polres Kebumen.


Reaksi Warga dan Imbauan Pihak Berwenang

Warga Desa Sempor menyatakan bahwa jalan Kebumen-Banjarnegara, khususnya di kawasan jurang Sempor, telah lama dikenal rawan kecelakaan. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti pemasangan pembatas jalan dan lampu penerangan.

Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan kecelakaan, terutama pada pagi hari ketika kondisi jalan sering kali licin akibat embun.

“Kami mengimbau pengendara untuk selalu waspada, mengurangi kecepatan di tikungan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan,” tambah AKP Arif.


Kesimpulan

Kecelakaan minibus yang terjun ke jurang sedalam 10 meter di Desa Sempor, Kebumen, menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalur rawan. Meski tidak ada korban jiwa, pengemudi mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan intensif.

Upaya evakuasi yang cepat dari tim gabungan serta partisipasi warga sekitar membantu memastikan tidak ada dampak yang lebih fatal. Namun, insiden ini juga menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap infrastruktur jalan di kawasan rawan kecelakaan seperti Sempor.

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan di jalur Kebumen-Banjarnegara, termasuk pemasangan pembatas jalan dan penerangan yang memadai.